Perbandingan Cakupan Hasil Peneriamaan Data Landsat-8 dengan Menggunakan Metode Antena X-Band Seaspace dan Viasat Di Stasiun Bumi Rumpin Bogor
17 Mar 2015
Stasiun Bumi adalah stasiun radio telekomunikasi yang terletak di bumi yang mempunyai fungsi melakukan hubungan komunikasi dengan satelit yang mengorbit di angkasa. LAPAN memiliki beberapa Stasiun Bumi untuk penerimaan data satelit penginderaan jauh yang berada di wilayah Indonesia salah satunya adalah Stasiun Bumi Penginderaan Jauh Rumpin. Stasiun Bumi tersebut berlokasi di Kompleks Perkantoran Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN di Jalan Sukamulya, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Koordinat Stasiun Bumi Rumpin adalah -6.37268° Lintang Selatan dan 106.631° Bujur Timur, lokasi yang jauh dari perkotaan sehingga meminimalisir faktor gangguan interferensi operasi Stasiun Bumi Rumpin.
Stasiun Bumi Penginderaan Jauh Rumpin telah memperoleh sertifikasi dari United State Geological Survey (USGS) pada bulan Maret 2014 untuk melaksanakan penerimaan dan perekaman data Landsat-8. Penerimaan data Landsat 8 di Stasiun Bumi Rumpin dilakukan dengan menggunakan dua unit sistem antena X-Band.  Pada periode Oktober 2013 hingga Oktober 2014, penerimaan data Landsat 8 menggunakan sistem antena AXYOM Seaspace berdiameter 6,1 meter. Kemudian pada bulan November tahun 2014 sistem penerimaan Stasiun Bumi Rumpin telah diperkuat dengan sistem antena X-band yang baru yaitu Antena Viasat dengan diameter 5.4 meter dengan sumbu X-Y.
Hasil penerimaan data Landsat 8 di Stasiun Bumi Rumpin yang diperoleh dari dua sistem antena tersebut dapat dilihat pada Gambar 1 dan 2 di bawah ini.



Gambar 1. Cakupan Penerimaan Data Landsat-8 dengan Menggunakan Antena SeaSpace 6,1 meter di Stasiun Bumi Penginderaan Jauh Rumpin.



Gambar 2. Cakupan Penerimaan Data Landsat-8 dengan Menggunakan Antena Viasat 5,4 meter di Stasiun Bumi Penginderaan Jauh Rumpin.


Penerimaan data Landsat 8 dengan menggunakan antena SeaSpace 6,1 meter dilakukan dengan menggunakan sudut elevasi antena penerima lebih dari 10 derajat. Dengan kondisi tersebut, dapat diterima data sebanyak 202 scene dalam periode 16 hari yang merupakan resolusi temporal (waktu yang dibutuhkan untuk kembali ke daerah yang sama) satelit Landsat 8. Sementara itu penerimaan data Landsat 8 dengan menggunakan antena Viasat 5,4 meter dilakukan dengan menggunakan sudut elevasi antena penerima lebih dari 5 derajat. Dengan kondisi tersebut, dapat diterima data sebanyak 305 scene dalam 16 hari. Berdasarkan hasil tersebut, cakupan penerimaan data Landsat 8 dengan menggunakan antena Viasat 5,4 meter lebih luas dibandingkan dengan menggunakakan antena SeaSpace 6,1 meter. Luas cakupan diperkirakan berjari-jari 2500 km dari Stasiun Bumi Penginderaan Jauh Rumpin.




Others
Perbandingan Cakupan Hasil Peneriamaan Data Landsat-8 dengan Menggunakan Metode Antena X-Band Seaspace dan Viasat Di Stasiun Bumi Rumpin Bogor
17 Mar 2015
Stasiun Bumi adalah stasiun radio telekomunikasi yang terletak di bumi yang mempunyai fungsi melakukan hubungan komunikasi dengan satelit yang mengorbit di angkasa. LAPAN memiliki beberapa Stasiun Bumi untuk penerimaan data…
LAPAN Berhasil Mengintegrasikan Sistem Pengolahan Data Satelit Suomi NPP
20 Feb 2015
Bidang Teknologi Akuisisi dan Stasiun Bumi - Pusat Teknologi dan Data Penginderaan JauhLebih dari empat dasawarsa sejak tahun 1960an, National Aeronautics and Space Administration (NASA) dan National Oceanic…
Pengembangan Prototipe Sistem Kamera Udara Pushbroom Multispektrum : Rancang Bangun dan Pabrikasi
20 Feb 2015
Bidang Teknologi Akuisisi dan Stasiun Bumi - Pusat Teknologi dan Data Penginderaan JauhSejalan dengan perubahan organisasi Lapan dan dibentuknya Pusat Teknologi Penerbangan pada tahun 2011, Lapan telah melakukan pengembangan sensor…
Otomatisasi Sistem Pelaporan Penerimaan Data Landsat-8
18 Nov 2014
OTOMATISASI SISTEM PELAPORAN PENERIMAAN DATA LANDSAT-8
Sistem Penerimaan Data Landsat-8 di Stasiun Bumi Penginderaan Jauh
29 Oct 2014
Sistem Penerimaan Data Landsat-8 di Stasiun Bumi Penginderaan Jauh Parepare dan RumpinBidang Teknologi Akuisisi dan Stasiun BumiPeran dan fungsi LAPAN sebagai lembaga penyelenggara penginderaan jauh di Indonesia…
Sekilas Mengenai Airborne-SAR dan UAV-SAR
15 Oct 2014
Meningkatnya penggunaan data Synthetic Aperture Radar (SAR) pada dasarnya disebabkan oleh kelebihan sensor radar, yang mampu mengiluminasi target tanpa bergantung pada energi elektromagnetik dari cahaya matahari. Selain itu, gelombang…


 
© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL