Otomatisasi Sistem Pelaporan Penerimaan Data Landsat-8
18 Nov 2014 • Dibaca : 6111 x ,

OTOMATISASI SISTEM PELAPORAN PENERIMAAN DATA LANDSAT-8

Noriandini Dewi Salyasari, Ali Syahputra Nasution, Wismu Sunarmodo, B Pratiknyo Adi Mahatmanto, Dinari Nikken Sulastrie Sirin, Hidayat Gunawan, Ayom Widipaminto
Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) telah melakukan penerimaan data satelit Landsat sejak tahun 1983 (penerimaan data Landsat 4) hingga satelit Landsat terkini yaitu Landsat 8. Proses akuisisi data Landsat 8 di LAPAN dilakukan di dua lokasi yaitu di Balai Penginderaan Jauh (BPJ) Parepare, Sulawesi Selatan dan Stasiun Bumi Rumpin, Bogor. Proses sertifikasi Landsat 8 pun telah dilakukan di kedua stasiun bumi tersebut untuk menjamin stasiun bumi mampu memenuhi persyaratan operasional yang telah ditentukan oleh Landsat Data Continuity Mission (LDCM) Ground System (LGS).
Saat ini kedua stasiun bumi milik LAPAN sedang beroperasional melakukan penerimaan, pengolahan, dan pengarsipan data Landsat-8.

Arsitektur kegiatan operasional penerimaan data Landsat 8 di stasiun bumi LAPAN.png


Gambar 1. Arsitektur kegiatan operasional penerimaan data Landsat 8 di stasiun bumi LAPAN

Pada penerimaan data Landsat 8, di bagian subsistem pelaporan, United States GeologicalSurvey(USGS) mempersyaratkan International Ground Station (IGS) harus mengirimkan file PPRdalam waktu maksimum 15 menit setelah akhir downlink data X-band LDCM melalui IGS IC Web Portal, dan mengirimkan file MRC melalui IGS IC Web Portal maksimum 24 jam pada saat setiap interval berhasil direkam atau sekali setiap harinya. Persyaratan tersebut menjadi salah satu kendala operasional penerimaan data Landsat 8 yang dihadapi saat ini. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem otomatisasi pelaporan yang mampu mempercepat pembuatan dan pengiriman file PPR dan MRC Landsat 8 ke USGS.
Proses otomatisasi sistem pelaporan penerimaan data Landsat 8 terdiri dari download STS,CCS, Two Line Element (TLE) dari IC Web Portal sampai dengan proses upload PPR dan MRC ke IC Web Portal kembali. 
Aplikasi otomatisasi dibangun menggunakan  sistem operasi windows, software Netbeans IDE 8.0 menggunakan bahasa pemrograman Java, bahasa pemrograman Perl dan Python. Berikut tampilan utama aplikasi otomatisasi sistem pelaporan penerimaan data Landsat 8. Aplikasi otomatisasi ini memiliki beberapa fitur yaitu download file scheduling, download file CFDP dan file summary, create dan upload PPR, create IDF, serta create dan upload MRC.

 

Gambar 2. Tampilan utama aplikasi otomatisasi sistem pelaporan penerimaan data Landsat 8


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

 
© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL