Pembuatan Meta Data Standar dan Image Service Guna Mendukung Katalog BDPJN Lapan
Penulis : Ir. Wiji • Media : • 27 Feb 2015 • Dibaca : 1564 x ,

Kegiatan operasional koordinasi konversi metadata  dan pengolahan image serevice data landsat-7 bertujuan untuk mendukung kegiatan bidang Pengembangan Bank Data Inderaja dalam menjalankan fungsinya menjadi bagian dari simpul jaringan data spasial nasional, bekerjasama dengan 14 kementrian dan lembaga di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga mendukung kegiatan lain seperti pengembangan modul konversi metadata citra satelit baik data satelit resolusi menengah maupun resolusi tinggi (landsat dan spot, Geo Eye, IKONOS, WorldView, Qiuckbird dan Pleiades) yang bersifat bersifat operasional. Perpres No. 85 tahun 2007 tentang Jaringan Data Spasial Nasional/Ina-SDI (Indonesia Spatial Data Infrastructure) dan Peraturan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional no. PER/129/IV/2009 tentang Penyelenggaraan Jaringan Data Spasial tertanggal 14 April 2009 mendasari kegiatan ini dan pengembangannya. Perka tersebut menyatakan bahwa LAPAN merupakan anggota simpul jaringan dan Pustekdata sebagai unit kliring. Pustekdata sebagai unit kliring bertugas untuk menyebarluaskan metadata penginderaan jauh yang memberikan informasi tentang data penginderaan jauh yang dimiliki oleh LAPAN kepada masyarakat pengguna. Pencarian data spasial melalui informasi yang dimiliki pada metadata, dapat  memberikan informasi tentang data, ketersediaan data, akses dan batasan tentang penggunaan data.Metadata yang dibuat menggunakan standar yang disyaratkan agar dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat pengguna data penginderaan jauh.

Metadata citra satelit yang dimiliki LAPAN saat ini dalam format stasiun bumi (ground station) atau metadata asli yang belum memenuhi standar ISO (International Organization for Standardization), sehingga harus dibangun metadata standar ISO.  Metadata standar yang digunakan adalah metadata SNI, namun hasil konsesus bersama para anggota simpul jaringan sejak akhir 2011 menggunakan standar ISO 19115 menggunakan skema metadata ISO 19139. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian metadata citra satelit yang dimiliki oleh LAPAN dengan metadata standar yang digunakan pada jaringan data spasial nasional/Ina-SDI. Kegiatan pembuatan metadata yang dilakukan bertujuan untuk menyediakan metadata standar Ina-SDI.

Kemudian bagian dari kegiatan litbang LAPAN bahwa pembuatan atau pembagunan image service guna mendukung katalog BDPJN LAPAN perlu dilaksanakan yang meliputi citra satelit resolusi rendah, menengah dan citra satelit resolusi tinggi yang dapat diakses oleh pengguna melalui Catalog LAPAN .  Tampilan image service berbasis web dibangun dengan menggunakan software ArcGIS Server V9.3 dalam hal ini adalah citra satelit resolusi rendah, menengah dan resolusi tinggi yang didisplaikan pada katalog LAPAN yang terkoneksi dengan link metadata agar pengguna secara mudah dapat mencari (browsing) dan melihatnya wilayah-wilayah tertentu yang diinginkan.  Alur dan hasil pembuatan image service seperti berikut.



Tampilan Image Service Data Landsat-7 Pada Katalog BDPJN




Alur Pembuatan Image Service




Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

 
© 2014 - LEMBAGA PENERBANGAN DAN ANTARIKSA NASIONAL